Tips Mengajarkan Penjumlahan Dan Pengurangan Matematika SD Mudah Dipelajari Dan
Disukai Anak-Anak
Matematika
merupakan momok bagi para pelajar. Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar para
guru mengajarkan matematika dengan teknik yang melulu hitungan. Di awal belajar
matematika, anak dikenalkan pada angka-angka. Jika kita sebagai orang tua
menyadari, angka yang muncul pada semua hitungan hanyalah angka 0 - 9, tidak
lebih dari itu.
Saya
hanya ingin berbagi tips mengajarkan penjumlahan dan pengurangan matematika
khusus untuk anak-anak SD, karena di sinilah dasar ilmu matematika itu dimulai.
PENJUMLAHAN:
a. Tekankan pada anak dan selalu ingatkan
bahwa belajar matematika itu mudah dan menyenangkan.
b. Ajarkan anak dalam mengerjakan
matematika/hitungan angka dengan logika, bukan dengan menghitung.
c. Ajarkan angka 1 - 10 dengan menggunakan
hitungan jari, dan ajarkan anak untuk mengingat posisi jari
pada angka tersebut. Misalnya 7 adalah dengan membuka kelima jari
tangan kiri dan 2 (jempol dan ibu jari) tangan kanan, dst. Inilah awal anak
belajar menghitung.
d. Ajarkan anak menghitung dimulai dari
penjumlahan angka yang menghasilkan nilai 5. Misal: 1 + 4 = 5, 2 + 3 = 5.
biarkan anak mengingatnya dengan otomatis penjumlahan tsb. (Jangan ajarkan: 1
simpan di hati, buka 4 jari lalu hitung habis 1, 2, 3, 4,5. Ini akan
menyusahkan anak ketika anak sudah belajar perkalian yang membutuhkan hitungan
penjumlahan yang cepat dan akurat.
d. Ajarkan anak menghitung penjumlahan yang
menghasilkan angka 10. Misalnya, 1 + 9 = 10, 2 + 8 = 10 dan seterusnya. Biarkan
anak mengingat secara otomatis pasangan angka penjumlahan yang menghasilkan 10.
f. Setelah anak mengingat pasangan angka
penjumlahan yang menghasilkan 5 dan 10 ajarkan nilai tempat/angka yang dimulai
dengan satuan, puluhan, ratusan, dst. Ini sangat penting. Banyak orang tua dan
guru melupakan bahwa nilai tempat inilah modal anak untuk menghitung dengan
cepat.
g. Setelah mengerti nilai tempat/angka
puluhan, ajarkan penjumlah angka dimulai dari 10 + 1, 10 + 2 dst.
h. Lalu ajarkan penjumlahan bilangan lain
yang menghasilkan angka lebih dari 10 dengan bermain di angka puluhan..
Misalnya 7 + 8 = 15. Jangan mengajarkan anak menghitung satu per satu,
tapi mainkan pasangan angka puluhan dari salah satu angka di atas. Teman 7
adalah 3, atau 7 + 3 = 10. Jadi angka 3 sudah berpindah/berteman ke angka 7,
maka 8 - 3 = 5, jadi 10 + 5 = 15. Lama kelamaan anak hanya akan menghitung
nilai satuannya, karena puluhannya otomatis sudah ia hitung dengan pasangan
angka puluhan seperti pada poin 5.
PENGURANGAN
a. Jangan biarkan anak menghitung pengurangan
satu persatu dengan cara mundur.
b. Ajarkan pengurangan seperti pada
penjumlahan, mulai dari angka 5 dan 10. Jika anak mengeti penjumlahan seperti
yang saya uraikan di atas, otomatis pengurangan ia akan bisa.
c. Selalu pisahkan nilai angka antara satuan,
puluhan dan ratusan.
d. Jika satuan tidak bisa dikurangkan, maka
kurangkanlah langsung angka puluhannya. Misal: 15 - 8 = 7 ajarkan ----->
pisahkan angka 10 dan 5, maka 10 - 8 = 2 (pasangan angka 8), lalu 2 tambahkan dengan
5 = 7. Selalu demikian.
e. Jangan pakai tekhnik meminjam, itu akan
memeras otak anak untuk hitungan dengan angka-angka besar.
Komentar
Posting Komentar